check this out...
Ada seorang
pria, dimana pria tersebut merupakan seorang pengngguran, berulang kali pria
tersebut berusaha mencari pekerjaan, namun tetap saja belum mendapat titik
terang akan masa depannya. Suatu hari pria tersebut mendatangi sebuah
perusahan, dengan penuh harapan pria itu melamar pekerjaan di perusahaan
tersebut. Namun apa daya, takdir kembali mematahkan harapannya. Pria ini pun
berjalan keluar dengan wajah yg memerah akibat kekesalan dan kekecewaan yang
menggelapkan hatinya, sepanjang jalan pulang hatinya terus menggerutu “saya
lelah dengan hidup ini tuhan, saya tidak kuat menjalaninya”, suara yang terus
menerus keluar dari hati yang telah menyerah akan sakitnya tamparan hidup.
Singkat cerita,tibalah
pria ini di sebuah taman. Dengan pasrah ia dudukkan tububhnya yang begitu letih
menahan beban hidup disebuah bangku. Pandanganny terganggu oleh seekor
laba-laba yg sedang membangun sarang diantara ranting ranting pohon. Merasa butuh
hiburan, pria ini mengambil sebatang ranting dan mendekati si laba laba yg
tengah membangun sarang, sekuat tenaga, pria ini menghancurkan sarang laba laba
tersebut sebagai bentuk pelampiasannya atas perlakuan dunia padanya. Sarang itu
pun hancur, dan pria itu kembali duduk seraya menunjukkan wajah kepuasannya atas
pembalasan dendam yg di lampiaskan pada si laba laba.
Tidak lama
setelah ia duduk, terlihat laba laba tadi kembali membangun sarangnya. Hasrat jahat
pria ini pun kembali muncul tatkala melihat si laba laba kembali membangun
sarangny. Dengan sigap si pria segera mengambil ranting dan kembali merusak
sarang laba laba tersebut,ia pun kembali duduk setelah puas melihat sarang laba
laba berhasil dihancurkannya.
Tanpa
diduga si pria, laba laba kembali membangun sarangnya untuk ke 3 kalinya,
meresa di ejek oleh tingkah laba laba,pria ini spontan mengambil ranting dan
langsung menebas sarang laba laba hingga tak tersisa. Karena penasaran dengan
laba laba tersebut, kali ini si pria tidak kembali ke bangkunya, melainkan
memerhatikan si laba laba, seraya hatinya berkata “apa yang akan kau lakukan
setelah sarangmu berkali kali ku hancurkan wahai laba laba?”. Tanpa waktu yang
lama,si laba laba segera berbgegas, kembali membangun sarangnya. Seketika itu
pula si pria tersadar betapa bodohnya dia (si pria). Berkali kali ia hancurkan
sarang laba laba,namun si laba laba tidak sedikitpun menunjukkan bahwa ia
menyerah, ia terus bangkit kembali membangun sarang walaupun selalu digagalkan
oleh si pria. Berbanding terbalik dengan yang ditunjukkan si pria yang selalu
mengeluh dengan kegagalan yang menimpanya sehingga ia menyerah. Pria ini pun
berpikir bagaimana bisa dia yg seorang anak manusia dimana manusia adalah
makhluk yg sempurna yg dibekali akal bisa dikalahkan semangatny oleh seekor
makhluk kecil yg bernama laba laba?. Pria ini pun lantas menyadari
kesalahannya,seraya berdoa “Ya Allah maafkanlah hamba mu ini yang telah
berpaling dari rahmatmu”. Ia pun segera pulang dan menyiapkan mentalnya,
mengukuhkan dirinya, dan bersiap menhadapi rintangan yang Allah berikan
untuknya di esok hari...
Catatan penulis :
Kadang kita tidak menyadari betapa besar karunia yang Allah
berikan pada kita, sebanyak apapun ujiannya, tidak akan pernah setara jumlahnya
dengan nikmat yg Ia berikan. Tidak usah takut menjalani kehidupan, krn Allah
mencintai hambanya yang bersabar, lagipula nasib kita telah ditentukan saat
kita berusia 4 bulan di kandungan bersamaan dengan ditiupnya roh pada tubuh
kita. Cukup dengan bersabar dan berihtiar jalani hidup kia. Dan tak usah takut
dengan masalah kita. Ingat kata sayyidina ali “jangan katakan ya Allah saya
punya masalah besar. Tapi katakan hey masalah aku punya Allah yang maha
besar!!!”
Semoga postingan saya di atas dapat memberi semangat untuk
kawan kawan sekalian. Mohon maaf jika ada kekurangan,ambil yg baik, dan
tinggalkan yg buruk,,,
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh...

.jpg)
Nice story.......
BalasHapusTerima kasih gan.. Semoga mnjadi inspirasi..
Hapus